selamat datang



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh


jam berapa sekarang

asmaul husna


Terima kasih telah berkunjung ke blog ini


Rabu, 15 September 2010

Rasulullah : You Are What You Hope

Open Up Your Heart, Open Up Your Mind !

Kalau ada ungkapan bahwa kamu adalah yang kamu pikirkan, you are what you think, maka Allah SWT justru mengajarkan bahwa " kamu adalah apa yang kamu harapkan " .

Lalu apa yang kita harapkan dari Allah SWT ?

Salah satu harapan terbesar orang beriman adalah diampuni dosanya, bukan dikayakan atau dikonglomeratkan.

Sebagai tempat kembali, Allah SWT sudah mendeklarasikan bahwa apapun kesalahan kita, bila kita berharap tulus, maka Ia ampuni.

Pengecualiannya adalah jika terdapat perbuatan syirik, yakni menyekutukan, menduakan Allah SWT dengan yang lainnya, bukan hanya patung atau setan saja, tapi juga dengan istri, anak, dan uang . Selain itu, ada garansi diampuninya dosa .

Bahkan jika seorang hamba meninggal dan membawa dosa sebanyak debu di dunia ( bayangkan kalau seluruh bumi dijadikan debu ) tapi dia tidak melakukan syirik, maka Allah akan mengampuninya .

( sumber : Sulaiman, Tasirun. 2009. 40 Sms dari Rasulullah . Erlangga : Jakarta )

Sabtu, 28 Agustus 2010

Pelajaran dari Panti Asuhan di Bulan Ramadhan


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pada tanggal 15 Ramadhan 1431 H kemarin ( 25 Agustus 2010 ). Kami para mahasiswa FK UNIMUS SEMARANG mengadakan Pesantren Kilat di Panti Asuhan / SD Muhammadiyah 18 Semarang ( daerah Tlogosari ). Disana kami mendapatkan banyak manfaat dan pelajaran baik dari para pembimbing maupun para anak Panti Asuhan di sana. Diantaranya :
  1. Kita harus selalu bersyukur. Karena ada banyak orang orang yang tak seberuntung kita. Selain itu banyak sesuatu yang kita miliki tanpa kita minta dari Allah. Dari itu kita harus pandai bersyukur sebagai mana firman Allah pada surat Ibrahim ayat 7 :
    وإذ تأذن ربكم لئن شكرتم لأزيدنكم ولئن كفرتم إن عذابي لشديد
    artinya : Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih".
  2. Kita itu sejatinya hanya di - kan oleh Allah SWT. Kita dipintarkan oleh Allah, kita dikayakan oleh Allah, kita dibangunkan oleh Allah, kita ditidurkan oleh Allah. Dan masih banyak yang lainnya yang kita di - kan oleh Allah SWT. Jadi apabila ada orang yang merasa pintar, merasa kaya, merasa - merasa lainnya berarti dia sombong. Dan sombong itu pakaiannya Allah SWT. Apa jadinya kita kalau memakai pakaian Allah, pasti kita akan kedodoran alias kegedean makai pakaian itu. Dan itu terlihat WAGU kan......... Jadi kita tak boleh sombong dan kita disuruh terus menerus bersyukur dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
  3. Kita harus beriman lagi berimtaq ( menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan Allah SWT ) dengan seikhlas - ikhlasnya karena Allah SWT dan seyakin - yakinnya bahwa itu semua demi kebaikan diri kita sendiri.
  4. Kita harus atau kudu peduli sesama seperti tercantum dalam Alquran surat Al Ma'uun
    أرأيت الذي يكذب بالدين(1)
    فذلك الذي يدع اليتيم(2)
    ولا يحض على طعام المسكين(3)
    فويل للمصلين(4)
    الذين هم عن صلاتهم ساهون(5)
    الذين هم يراؤون(6)
    ويمنعون الماعون(7)
    1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

    2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,

    3. Dan tidak menganjurkan memberi Makan orang miskin.

    4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,

    5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,

    6. Orang-orang yang berbuat riya[1603],

    7. Dan enggan (menolong dengan) barang berguna[1604].

    [1603] Riya ialah melakukan sesuatu amal perbuatan tidak untuk mencari keridhaan Allah akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat.

    [1604] Sebagian mufassirin mengartikan: enggan membayar zakat.

  5. Allah itu sayang kepada kita, jadi kita harus sayang kepada Allah.

    Keep your spirit for your islam.


Maaf jika ada salah, memang itu datang dari saya, dan bila benar itu datangnya dari Allah SWT.
Allahu Akbar....Allahu Akbar....Allahu Akbar.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Tanpa batas dan bebas update IDM


Assalamu'alaikum Wr. Wb
IDM adalah salah satu software yang fungsinya memanage dan meningkatkan kemampuan dalam mendownload. Baik itu mendownload video, mp 3, game maupun aplikasi aplikasi. Mungkin dari para pembaca blog ini ada yang memiliki IDM. Dan mungkin juga ada beberapa dari kalian yang sedikit kesulitan menjadikan IDM Anda menjadi full version alias tidak trial lagi dan tidak fake serial number lagi . Nih, saya punya sedikit trik / tutorial silakan download di sini. File tutorialnya kecil kok cuma 68 Kb.

Ini sudah saya coba dan berhasil diupdate beberapa kali. Hingga sekarang 6 Januari 2010 sudah saya update sampai IDM 6.04 beta build 02. Dulunya sih masih IDM 5.18 . Ayo silahkan coba ! moga berhasil .

NB : Untuk yang tidak memiliki file host silakan download hosts file
mirror 1 jika download host diatas tidak bisa.

Atau juga yang kekeh pingin idmnya full version tapi ndak bisa menggunakan cara diatas, saya punya patch idm 6.04 beta bulid 02 ( tapi dengan menggunakan patch berarti Anda siap/rela idm tidak boleh diupdate ) . Silakan download patch idm 6.04 beta bulid 02 ( sekitar 1,6 Mb )

Maaf ya bila ada salah, maklum masih awam.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Rabu, 25 Agustus 2010

Lebaran Hampir Datang

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Kurang lebih 15 hari lagi kita akan mendekati Hari Raya Idhul Fitri. Dan semua orang bersuka cita termasuk juga warga desa Ngemplak, Mranggen, Demak yang ku cinta. Eh....tak lupa juga semua orang yang ada di seluruh Indonesia bahkan Dunia termasuk juga kau yang membaca blog ini. Rata - rata semuanya akan senang menyambut Hari Raya Idhul Fitri kan !!! Iya nggak .............
Eh jangan salah juga. Ada lho orang yang sedih juga. Kenapa ? Ya, karena mereka akan meninggalkan bulan yang suci bulan Ramadhan, bulan penuh ampunan dan segudang pahala di dalamnya.
Namun, di sini saya akan membahas tentang rencana takbir mursal yang secara tradisi telah diadakan sejak bertahun - tahun lalu. Saya selaku perwakilan dari RT saya diundang untuk musyawarah mengenai takbir mursal. Nah setelah berunding - berunding dihasilkan beberapa keputusan - keputusan rancangan. Berikut keputusannya :
  • Rute : Start di masjid Jami' An - Nur Ngemplak, Finish di PonPes Al Bahroniyah Ngemplak . Tetapi tidak melewati Lapangan Desa Ngemplak
  • Waktu : Ba'da Isya - Selesai
  • Diberikan kesempatan untuk membunyikan petasan di Area - area yang telah di tentukan oleh panitia takbir mursal ( misal di Start, di SD Ngemplak, di Finish , etc )
  • Ondel - Ondel / mainan yang diarak arak keliling bebas, asal tidak hewan yang bertaring, yang hidupnya bernajis, atau naga )
  • Harus ada staf keamanan di masing - masing kelompok takbir mursal
  • Diharapkan mengikuti takbir mursal dari Start sampai Finish
  • Ada Door Prize bagi yang beruntung !


Demak, 15 Ramadhan 1431 H

Aplikasi Pengubah Backgrond Explorer pada Windows XP

Assalamu'alikum wr. wb.
Di sini saya akan sharing sebuah aplikasi IESHWIZ. Dimana aplikasi ini berfungsi untuk mengubah background explore pada windows XP Anda. Aplikasi ini kecil ukurannya, tak perlu penginstalan dan mudah dipakai.Tinggal pilih choose a background picture lalu tinggal browse gambar yang ingin dijadikan backgroud, kemudian next lalu ok. Taraaangg......jadilah background exploremu berubah sesuai keinginanmu. Mudahkan !
Untuk download aplikasi tersebut silakan klik disini



Maaf ya kalau ada salah kata, maklum masih pemula.
Semoga bermanfaat dan Wassalamu'alikum Wr. Wb.

Minggu, 11 Juli 2010

Derajat / Stadium Klasifikasi Tumor

Mengetahui stadium tumor sangat penting artinya untuk menentukan tindakan apa yang akan diberikan dan juga prognosis penyakit. Beberapa cara menentukan stadium dari tumor, antara lain berdasarkan :
1. Letak topografi tumor beserta ekstensi dan metastasenya dalam organ
2. Sistem TNM
3. Pentahapan menurut AJCC ( American Joint Committee on Cancer )
4. Berdasarkan kesepakatan para ahli ( konvensi )


1 Stadium tumor berdasarkan letak topografi tumor beserta ekstensi dan metastasenya dalam organ
a) Stadium lokal : pertumbuhannya masih terbatas pada organ semula tempatnya tumbuh .
• Karsinoma in situ : pertumbuhannya masih terbatas intra epitelial, intraduktal, intra lobuler. Istilah ini hanya dikenal pada tumor ganas epitelial.
• Infiltrasi lokal atau invasif : tumor padat telah tumbuh melewati jaringan epitel, duktus, atau lobulus, tetapi masih dalam organ yang bersangkutan ( pengertian patologi : telah melewati stratum papilare atau membran basalis ) atau telah menginfiltrasi

Sabtu, 12 Juni 2010

Kita dan Hawa Nafsu

Kita dan Hawa Nafsu
Hawa nafsu senantiasa menyuruh manusia untuk melakukan keburukan. Dia pandai menghiasi dosa dan kemaksiatan, sehingga tampak indah dan menarik di mata manusia. Kita dapat merasakan pengaruh hawa nafsu melalui minimnya kita melakukan ketaatan, condong pada kemaksiatan dan terpesona kepada dunia. Untuk itu mari kita merenung sejenak, dengarkan apa kata hawa nafsu dan perhatikan pula jawaban untuknya. Semoga bermanfaat.

Hawa nafsuberkata, "Mengapa aku selalu disalahkan dan tidak boleh melakukan apa saja yang kuinginkan? Mengapa tidak ada kelonggaran? Sungguh aku tidak menyuruh, kecuali apa-apa yang baik dan enak."
Jawab: Ini merupakan salah satu tipu dayamu. Andaikan kami memberi keleluasaan kepadamu, maka kamu tidak akan berhenti memerintahkan keburukan kepada kami. Menghiasi kemaksiatan seakan-akan baik dan indah. Menganjurkan agar melakukan dan membiasakannya. Allah Subhannahu wa Ta'ala telah berfirman, artinya, Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Rabbku.” (Yusuf: 53)
Memang demikian adanya engkau wahai hawa nafsu. Kamu tidak akan mampu berubah dengan sendirinya tanpa adanya pertolongan Allah, perjuangan serta usaha yang sungguh-sungguh dari manusia.
Hawa nafsu berkilah, "Jika keberadaanku untuk mengajak kepada keburukan, maka bagaimana mungkin engkau dapat mengubahku?"
Jawab: Dapat dan pasti dapat. Faktor pendorong terbesar dari gejolakmu adalah kebodohan (al-jahl) dan kezhaliman (al- zhulm). Dari dua faktor ini muncul perilaku dan perkataan yang buruk. Dengan pertolongan Allah kamu pasti dapat berubah. Caranya adalah dengan ilmu yang bermanfaat dan amal shalih. Ilmu yang bermanfaat adalah segala yang bersumber dari Kitabullah dan Sunnah Nabi Shalallaahu alaihi wasalam. Sedangkan amal shaleh adalah amal yang memenuhi dua syarat yaitu ikhlash dan mutaba'ah atau mengikitu apa saja yang telah diajarkan Rasul Shalallaahu alaihi wasalam. Sedangkan yang tidak mencontoh Nabi Shalallaahu alaihi wasalam namanya bid’ah.

Berkata nafsu, "Hawa nafsu itu ada beberapa macam, ada yang memerintahkan keburukan (amaratun bissuu'), ada nafsu pencela (lawwamah) dan nafsu yang baik/tenang (muth-mainnah). Namun mengapa nafsu selalu dianggap buruk?
Jawab: Nafsu dari sisi dzatnya adalah satu, sedangkan yang tiga macam itu sifatnya. Apabila memerintahkan keburukan dan maksiat, maka itu amaratun bissuu'. Jika memerintahkan kebaikan dan ketaatan, maka itu muthmainnah, dan jika memerintahkan sesuatu lalu mencelanya, maka itu lawwamah. Jika yang dicela adalah perbuatan buruk, maka ia terpuji dan jika yang dicela perbuatan baik, maka ia tercela.
Sedangkan secara umum nafsu memerintahkan kepada keburukan dan maksiat, maka bagaimana mungkin disebut baik, jika keadaanya selalu demikian?
Adapun nafsu muthmainnah adalah nafsu yang telah ditundukkan oleh pemiliknya, sehingga sifat ammaratun bissuu' (memerintah keburukan) telah mati dan tunduk di jalan Allah. Maka jadilah nafsu itu penyuruh dan pembisik kebaikan, maukah kamu demikian?

Hawa nafsu beralasan, "Jangan memperbesar masalah. Iman itu adanya di hati, selagi hati masih muthmainnah (beriman), maka mengapa musti khawatir secara berlebihan.?"
Jawab: Ini model iman orang murji'ah yang mengatakan, bahwa iman itu sekedar pengakuan hati, sedangkan amal tidak termasuk dalam iman. Ahlul haq berkeyakinan, bahwa iman adalah keyakinan hati, ucapan lisan dan perbuatan anggota badan. Iman dapat bertambah dan berkurang. Bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan. Allah Subhannahu wa Ta'ala dan Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam telah memberitahukan, bahwa kemaksiatan akan menjerumuskan manusia ke dalam neraka. Firman Allah Subhannahu wa Ta'ala,
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan.” (Maryam: 59)
“Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. (An-Nur: 63)

Hawa nafsu masih belum puas dan berkata, "Apakah engkau lupa, bahwa Allah adalah Maha Pengampun lagi Penyayang dan rahmat-Nya meliputi segala sesuatu?"
Jawab: Sungguh kami tidak lupa itu, namun kita tidak boleh mengambil satu nash dengan mengabaikan nash-nash yang lain. Memang benar Allah Maha Pengampun lagi Penyayang, namun dia juga Maha keras siksa-Nya sebagai-mana firman Nya, artinya,
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Maidah: 98)
Maka bagaimana kita akan melupakan, bahwa Dia juga keras siksa-Nya? Dia juga telah berfirman, artinya,
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya” (An-Nisaa: 48)
Siapakah yang tahu kehendak Allah. Tak seorang pun mengetahui, maka bagaimana kami mengetahui, bahwa kami termasuk salah seorang yang dikehendaki Allah untuk diampuni? Bahkan dia berfirman, artinya,
“Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu” (An-Nisa:123)
Allah juga menjelaskan, bahwa rahmat-Nya dekat kepada orang-orang muhsin (yang berlaku baik). Artinya orang yang buruk berada jauh dari rahmat-Nya.

Hawa nafsu beralasan lagi, "Ini namanya su'udzan terhadap Tuhan. Allah Subhannahu wa Ta'ala telah berfirman di dalam hadits qudsi, "Saya tergantung persangkaan baik hamba Ku terhadap Ku" (Muttafaq ‘alaih). Kalau kamu mau husnudzan terhadap Allah, maka kamu akan yakin bahwa Dia pasti akan mengampunimu.
Jawab: Kami bertanya, "Apa yang kau ketahui tentang husnudzan terhadap Allah? Apakah sengaja melakukan dosa dan maksiat lalu berharap memperoleh rahmat dan ampunan Nya? Sesungguh- nya husnudzan terhadap Allah adalah dengan beramal sholeh karena seorang yang beramal sholeh, berarti berprasangka baik kepada Allah. Karena dia yakin, bahwa Allah akan memberikan balasan pahala kebaikannya, tidak mengingkari janji dan akan menerima taubat.
Sedangkan berbuat maksiat berarti telah su'udzan kepada Allah karena tidak yakin, bahwa kalau dia berbuat baik akan mendapat pahala. Bagaimana seorang yang melakukan sesuatu yang membuat Allah marah dan murka, menyepelekan hak-hak Nya, menerjang larangan-Nya dan terus demikian disebut sebagai berprasangka baik terhadap Allah?Maka yang dimaksud husnudzan adalah memperbagus amal, semakin baik amal seseorang, maka dia semakin berprasangka baik kepada Allah.

Hawa nafsu berkata, "Apa manfaatnya Allah menyiksa kita, apakah Dia butuh itu? Sedangkan ampunan-Nya tidak akan mengurangi kekuasaan Nya sedikit pun dan adzab-Nya tidak menambah kekuasaan-Nya sama sekali?
Jawab: Ini merupakan bisikan yang menyesatkan dan kebatilan yang nyata. Karena dengan demikian ayat-ayat ancaman dianggap hanya sekedar gertakan semata yang tak ada buktinya. Orang kafir juga akan berkata demikian, mereka berharap mendapatkan rahmat Allah dengan kekafiranya. Alasannya Allah tidak butuh untuk mengadzab manusia dan siksaan tidak akan menambah kekuasaan-Nya sedikit pun. Padahal Dia telah berfirman,
“Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir) (Al-Qalam: 35)
“Segolongan masuk surga dan segolong-an masuk neraka.” (Asy Syuura: 7)
Allah Subhannahu wa Ta'ala adalah Hakim segala hakim dan Dzat paling Adil di antara yang adil. Dan termasuk keadilan-Nya adalah menyiksa orang zhalim, fasiq, kufur dan terus menerus berbuat kerusakan di muka bumi.

Berbisik lagi hawa nafsu, "Yang dincaman itu hanya dosa-dosa besar seperti zina, mencuri, liwath,sihir, minum khamer, membunuh dan sebagainya. Adapun dosa-dosa kecil, maka masalahnya amatlah ringan dan tidak perlu dikhawatirkan."
Jawab: Telah berkata Ibnu Abbas Radhiallaahu anhu, "Tidak ada dosa kecil kalau dilakukan terus menerus dan tidak ada dosa besar kalau dibarengi istighfar. Berkata pula seorang salaf, "Jangan engkau memandang kepada kecilnya dosa, namun lihatlah kepada siapa engkau bermaksiat."
Dan jauh sebelumnya Nabi Shalallaahu alaihi wasalam telah memperingatkan, "Waspadalah kalian terhadap dosa-dosa kecil, karena kalau dosa itu berkumpul pada seseorang akan membinasakannya."(HR. Al-Bukhari)
Imam Ibnul Qayyim juga telah mengingatkan, bahwa bisa saja dosa-dosa kecil dapat berakibat lebih fatal daripada dosa-dosa besar. Karena pelaku dosa besar biasanya merasa malu dan menyesal atas dosanya. Sedangkan pelaku dosa kecil terkadang tidak merasa takut dan malu dengan dosa itu.

Setelah kehabisan alasan nafsu berkata untuk terakhir kali, "Seluruh dosa adalah sudah takdir dan kehendak Allah, kita hanya sekedar menjalankan saja, tak mampu mengelak terhadap takdir itu. Kalau Allah berkehendak tentu kita tidak melakukan dosa dan tentu banyak melakukan ketaatan."
Jawab: Nah semakin jelas sekarang kebobrokanmu, dan terbukalah kedokmu. Kini engkau berhujjah dengan hujahnya orang-orang musyrik karena kehabisan alasan. Hujjahmu adalah dusta semata, sekarang kuberi tahu mengapa alasanmu sangat lemah."
Berhujjah dengan takdir berarti mengklaim tahu perkara ghaib, darimana tahu, bahwa Allah menakdir kan seseorang ahli maksiat, mengapa tidak mengatakan, "Allah menakdirkan aku menjadi orang yang taat?
• Mengapa ketika melakukan ketaatan tidak beralasan dengan takdir Allah (sehingga tak perlu mengharap balasan dan surga, red). Karena Allah yang berkehendak itu, mengapa tidak membiarkan dirinya lapar dan haus, mengapa ketika sakit berobat, mengapa berusaha? Namun anehnya untuk perbuatan baik mengapa tidak berusaha?
• Kalau beralasan dengan takdir ketika berbuat maksiat diterima, tentu umat-umat terdahulu yang ingkar dan durhaka dibiarkan tidak disiksa, artinya tidak ada gunanya ayat-ayat yang berisi ancaman Allah.
• Kalau ada orang menzhalimi kamu, harta, kehormatan dan darahmu, apakah kamu menerima jika dia beralasan dengan takdir Allah?
• Jika demikian maka tidak ada bedanya orang kafir dengan mukmin, ahli maksiat dan orang baik karena semuanya dipaksa tanpa dapat memilih, ini merupakan kebatilan yang nyata.
Ah sudah lah! Tidak ada gunanya terus menerus menuruti kamu, sampai kapan pun kamu tidak bisa menipu orang-orang yang ikhlas dan taat terhadap Allah dan Rasul-Nya.

Sumber: Kutaib Darul Wathan “Lahazhat Shadiqah,” Khalid Abu Shalih. (Khalif)

Cari Blog Ini